UHAMKA Akan Membuka Program Studi Manajemen Masjid Untuk Mengurangi Kemacetan di Jakarta

Jakarta – Kemacetan merupakan hal yang dikeluhkan oleh semua masyarakat, tak terkecuali DKI Jakarta. Kemacetan di DKI Jakarta sepertinya sudah menjadi rutinitas keseharian masyarakat ibu kota. Apalagi ditambah dengan banyaknya volume kendaraan yang semakin meningkat. Masyarakat yang berada dijalan apalagi pada saat jam pulang kantor membuat semakin padat perjalanan.

Melihat hal itu, kesadaran masyarakat untuk beribadah dimasjid pada saat pulang kantor sepertinya kurang menjadi perhatian karena biasanya seseorang memilih untuk sampai rumah terlebih dahulu dibandingkan untuk beribadah di masjid. Padahal masjid merupakan tempat ibadah yang dapat kita temui diperjalanan dimanapun itu.

Kurang nyamannya masjid juga salah satu yg menjadi alasan masyarakat untuk tidak melaksanakan ibadah. Melihat hal itu Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) berupaya untuk menjadikan masjid sebagai tempat ibadah yang nyaman untuk masyarakat. Hal itu akan dibuktikan dengan diadakannya Program Studi Manajemen Masjid. Dimana dalam Program Studi tersebut berkaitan dengan tata cara pengelolaan atau memanajemen masjid dengan baik.

Dalam pertemuan Rektor UHAMKA Prof. Dr. H. Gunawan Suryoputro dengan Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE pada Selasa (3/3/2020) di Ruang Rapat 1 Fakultas Ekonomi dan Bisbnis (FEB) UHAMKA beliau mengatakan sebelum diadakannya Program Studi Manajemen Masjid, UHAMKA akan menyiapkan 2 tim. Tim yang pertama adalah bertugas untuk menyusun proposal program studi manajemen masjid. Dan tim yang kedua adalah menyusun kurikulum pada program tersebut dan juga melakukan FGD serta menjalin kerjasama untuk membuka program studi baru.

Rektor UHAMKA bersama dengan Walikota Bengkulu

Sementara itu Walikota Bengkulu mengatakan bahwa akan dibukanya Program Studi Manajemen Masjid ini merupakan Program studi yang sangat bagus untuk memakmurkan masjid. “Dengan adanya program studi ini diharapkan adanya pengelolaan yang baik terhadap masjid dan kalau dilihat memang masjid-masjid yang berada diluar negeri jauh lebih bagus pengelolaannya dibandingkan dengan di Indonesia, oleh sebab itu tentu program studi manajemen masjid ini harus didukung oleh semua pihak dan saya pun akan mendukung penuh jika program studi manajemen masjid ini akan terlaksana dengan baik”. Ungkap Walikota Bengkulu

Dengan akan diadakannya Program Studi manajemen masjid ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan khususnya di DKI Jakarta. Karena dengan adanya Program Studi ini masjid akan termanajemen dengan baik dan masyarakat akan senang dan nyaman apabila beribadah di rumah Allah tersebut.

Leave a Reply