Teater Hijrah Pentaskan “Dendam KutKutbi” Dalam Festival Teater Jakarta Selatan 2019

Teater hijrah telah mementaskan Dendam KutKutbi dalam Festival Teater Jakarta Selatan 2019 pada Rabu, 27 Agustus 2019 di Gelanggang Remaja Bulungan. Festival Teater Jakarta Selatan diselenggarakan pada tanggal 15 Agustus 2019 s.d 29 Agustus 2019. Pada FTJS kali ini, naskah tidak dapat dipilih secara bebas oleh tim. Namun naskah yang beberapa tim bawakan adalah naskah pilihan, agar pertunjukan setiap harinya tidak ada yang menampilkan naskah yang sama.

“Dendam Kutkutbi” ini menceritakan kisah tentang hubungan terlarang antar remaja berbeda agama. Kisah yang mengajarkan bagaimana kekuatan mantra yang dimiliki seseorang tidak bisa abadi. Mantra sekuat apapun tidak bisa melawan kehendak Allah SWT.

Kutkutbi yang terpaksa harus dihukum mati oleh Mpu Agni setelah menjalin hubungan terlarang dengan Ragusa. Tetapi jasad Kutkutbi tak bisa serta merta hancur dimakan zaman karena konon dilindungi oleh kekuatan mantra yang dimilikinya.

Hingga akhirnya muncul seorang peneliti bernama Dr. Muzaky yang menemukan peti Kutkutbi. Karena penasaran, Dr Muzaky lantas menghidupkan kembali Kutkutbi dengan mantra. Tetapi sial, dendam Kutkutbi berbuah pahit bagi Dr Muzaky. Ia terkena kutukan yang membuatnya harus membunuh Amir, keturunan Mpu Agni yang tidak lain adalah sahabat sekaligus calon adik iparnya.

Proses kami untuk mempersiapkan Festival Teater Jakarta Selatan ini kurang lebih 7 bulan. Pada bulan Juli tepatnya tanggal 28 Juli 2019, kami mengadakan pementasan evaluasi guna untuk mencari apa yang kurang dari penyajian pementasan kami dari mulai artistik, make-up, kostum, aktor dan lain-lain. Sutradara menjadi penanggungjawab dalam setiap pementasan, untuk kali ini kami menunjuk Novia Rossa Waniza sebagai sutradara. Ia alumni teater hijrah yang juga menjadi alumni UHAMKA program studi matematika. Aggota yang terlibat dalam pementasan ini juga gabungan dari beberapa fakultas di UHAMKA; FEB, FKIP, FT, FFS, FISIP, FPSI, dan lain-lain.

“UHAMKA terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan minat serta mendukung kreatifitas yg berkemajuan, agar dapat berprestasi tidak hanya di dunia akademik tetapi jg non akademik,” ungkap Wakil Rektor III UHAMKA Dr. Lelly Qodariah, M.Pd.

Harapan kami dalam pementasan FTJS tahun ini agar dapat melanjutkan prestasi yang sudah didapat tahun lalu. Agar terus bisa membanggakan kampus kami, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Semoga kami dapat menciptakan generasi yang kreatif, aktif, dan berprestasi untuk kedepannya Aamiin.

Leave a Reply