PRESIDEN JOKOWI HADIRI PENGKAJIAN PP MUHAMMADIYAH

Selasa (29/5/218) Presiden Jokowi didampingi sejumlah kabinet kerja menghadiri Penutupan Pengkajian Ramadan 1439 H PP Muhammadiyah, acara yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah diadakan di Kampus FKIP UHAMKA ini dihadiri oleh 600 peserta yang terdiri dari  berbagai PTM di Indonesia. Acara pengkajian mengangkat tema “ Keadaban Digital Dakwah Pencerahan Zaman Milenal” hadir Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Mendikbud Muhadjir Effendy, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dari berbagai daerah, dan Pimpinan Aisyiyah.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menyampaikan sambutanya, yang pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial dengan baik dengan menjunjung, memperkuat norma nilai- nilai agama, adat istiadat, bangsa Indonesia.

Jokowi pun mengapresiasi kepadaUHAMKA telah mendirikan fakultas kedokteran, menurutnya di mana langkah tersebut merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat dan negara ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan pada sambutanya, bahwasanya berharap kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah membangun teladan yang baik atau uswah hasanah. Haedar berharap keluarga Muhammadiyah bisa menampilkan segala macam keadaban di era milenial ini.

Kondisi perubahan masyarakat dengan segala dampaknya ini, bagi Muhammadiyah merupakan realitas yang tidak bisa dibendung. Walaupun ada sisi negatifnya, tetapi bagaimana Muhammadiyah melihat ini sebagai peluang untuk membangun sebuah tradisi dakwah baru yang berkemajuan. Memasuki realitas virtual bukan hal yang tabu, tetapi bagaimana Muhammadiyah dapat memanfaatkannya untuk mengisinya dengan konten-konten yang baik, nilai-nilai keagamaan, dan akhlakul karimah demi kebaikan ummat.

Presiden Jokowi didampingi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

Dalam siaran persnya, Rektor UHAMKA sekaligus Ketua Penyelenggara Pengkajian Ramadan PP Muhammadiyah Prof. Suyatno mengatakan, gerakan dakwah Muhammadiyah selalu dinamis dan sesuai dengan tuntutan zamannya. Karakter ini sudah menjadi bagian dari Muhammadiyah sejak lahir. Bahkan gerakan Muhammadiyah selalu melampaui zamannya.

Ketika saat ini masyarakat dunia khususnya Indonesia berada pada revolusi industri keempat yang juga disebut dengan zaman digital, maka dakwah Muhammadiyah pun berada di tengah-tengah perubahan itu. Kini teknologi internet begitu canggih, termasuk kehadiran robot-robot pengganti peran manusia yang sudah sangat maju.

Kondisi tentu saja tidak hanya mengubah pola fikir masyarakat, tetapi juga mengubah budaya dan peradaban manusia.

Bahkan, dunia virtual kini telah menciptakan dunianya sendiri, dengan karakteristik yang khas. Masyarakat kini terkoneksi dalam ruang maya yang tidak terlihat kasat mata, tetapi memiliki pergerakan yang sangat cepat dan dampak yang lebih kongkrit. Kondisi ini tentu saja berdampak pada pola keberagamaan masyarakat dari mulai mencari rujukan hingga menyebarkan konten-konten keagamaan.

Kondisi perubahan masyarakat dengan segala dampaknya ini, bagi Muhammadiyah merupakan realitas yang tidak bisa dibendung. Walaupun ada sisi negatifnya, tetapi bagaimana Muhammadiyah melihat ini sebagai peluang untuk membangun sebuah tradisi dakwah baru yang berkemajuan.

selain itu, pada acara penutupan pengkajian Rektor UHAMKA menyampaikan pihaknya telah mendapat bantuan dua unit sekolah baru, SMP dan SMK di Jonggol di tanah selusa 85 hektar oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. Namun, sekolah itu masih kurang fasilitas asrama dan rusunawa.

Permintaan untuk membangun Rusun tak hanya datang dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Permintaan itu juga datang dari Rektor Uhamka, Suyatno yang disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi. 

Presiden Jokowi menjanjikan dan menyanggupi akan membangun rumah susun atau asrama di lingkungan sekolah Muhammadiyah di Jonggol, Jawa Barat. “Insya Allah dua pekan ini cek lapangan, segera dikerjakan, dan insya Allah selesai di akhir tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BACK