PUASA DALAM PERSEPEKTIF MEDIS

Oleh: Debi Susanti

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

(Q.S Al-Baqarah ayat 183)

Santri Dormitory Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka merealisasikan pernyataan produktif di masa pandemi ini. Sebuah gagasan yang diusung dan dikaji menjadi tema di dalam kegiatan Pengajian Ramadhan Fakultas Kedokteran pertemuan keempat yaitu “Puasa Dalam Perspektif Medis” pada hari Rabu (20/05/20) pukul 16.30-17.40 WIB. Pengajian ini dimaksimalkan via daring melalui aplikasi zoom meeting dan kajian tersebut diisi oleh, dr. Agus Rahmadi, M.Biomed. Harapan besar kajian ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh santri di masa pandemi atau pasca pandemi nanti.

Di awal dr. Agus mencertikan kisah orang kafir yang mempertanyakan terkait Allah Swt kepada Umar sahabat Rasulullah. Ia bertanya kepada umar dengan mengajukan tiga pertanyaan: apa yang tidak dimiliki oleh Allah?, apa yang tidak dikatakan oleh Allah?, dan sifat apa yang tidak ada pada Allah?. Lalu pertanyaan itu terdengar oleh Ali sahabat Rasulullah yang luar biasa cerdas nya. Dan dijawab oleh Ali “jawabannya ada didalam surat al-ikhlas, yaitu Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan dia.” Lalu untuk jawaban pertanyaan terkait sifat apa yang tidak ada pada Allah ? Ali menjawab “Allah tidak memiliki sifat dzalim”. Begitulah kira-kira pengantar yang disampaikan oleh dr. Agus.

Merefleksikan makna puasa ialah salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari. Dan berpuasa adalah salah satu cara menambah diri kita menjadi lebik baik. Baik secara imunitas dan ketaqwaan kepada Allah.

Beberpa ahli sudah melakukan riset tentang puasa ;

  • Vladimir Nikitin meneliti tikus putih yang dipuasakan, ternyata umurnya mencapai 4 tahun, yang umur rata-rata tikus pyih 2,5 tahun.
  • Lembaga penelitian ternak Amerika melakukan riset terhadap 864 ayam petelur yang produksinya semakin menurun, kemudian dipuasakan selama 10 hari ternyata 75% ayam kembali bertelur kembali.
  • Alan Cott, Seorang pakar pengobatan Amerika Syarikat melaporkan terhadap penyelidikan psikologi membuktikan bahwa puasa mempengaruhi derajat kecerdasan seseorang. Ujian dilakukan terhadap sekumpulan orang yang rajin berpuasa dan sekumpulan orang yang tidak berpuasa. Hasilnya, ternyata menunjukkan bahwa orang yang rajin berpuasa memperoleh skor (nilai) yang jauh lebih tinggi dalam ujian berbanding dengan orang yang tidak berpuasa.

Dengan berpuasa, setiap diri kita akan menerima manfaat dari puasa itu. dr. Agus menyampaikan beberapa manfaat dari puasa ialah puasa dapat mereduksi dari stress, puasa dapat membebaskan dari radikal bebas, serta puasa dapat menurunkan hormone (estestoren). Maka dari itu manfaat puasa untuk para laki-laki yang ingin menikah tetapi belum sanggup, maka berpuasalah. Sesuai hadist riwayat Bukhori Muslim yang berbunyi :

“Wahai golongan pemuda barang siapa diantara kamu telah sanggup biaya (secara fisik maupun psikis) maka hendaklah menikah karena menikah lebih menundukkan pandangan dan membentengi kemaluan, barang siapa belum sanggup biaya hendaklah dia berpuasa karena puasa itu dapat menjadi benteng baginya.”

Dalam kajiannya dr. Agus tidak hanya menyampaikan terkait manfaat berpuasa tetapi juga menyampaikan permasalahan yang dialami sebagian orang yang berpuasa yaitu:

  • Mengantuk, loyo, lemah, dan lesu, dr. Agus menyampaikan hal tersebut terjadi bisa jadi karena tidak biasa bangun subuh.
  • Gastritis atau biasa kita kenal dengan “maag”. hal ini terjadi karena bisa jadi cara buka atau saur yang tidak benar. Makanan yang dikonsumi banyak yang mengandung lemak seperti ; gorengan, kolak dan sebagainya. Tutur dr. Agus.
  • Kolestrol

Maka dari itu, perlu kita ketahui kandungan dari setiap yang kita makan. Misal ini mengandung lemak yang berlebihan seperti gorengan, jadi tidak perlu dikonsumsi secara rutin atau menjadi makanan khas ketika berbuka ataupun sahur.

Diakhir kajian, dr. Agus menyampaikan “TIPS BERPUASA”. karena ketika kita berpuasa dengan cara yang benar, pasti manfaat yang akan kita terima pun sangat banyak. Karena seperti anjuran Rasulullah berbukalah dengan kurma dan air. Adapun kutipan hadist nya seperti ini :

jika kamu berbuka, berbukalah dengan kurma, jika tidak ada, berbukalah dengan air, karena air itu suci”. (HR Abu Daud dan Tirmidzi). Tips berpuasa yang baik dan benar :

  • Mulakan berbuka dengan yang menghasilkan energi instant yang manis
  • Beri kesempatan kepada lambung untuk menyesuaikan proses pencernaan, oleh karena itu jangan makan berlebihan saat berbuka.
  • Hindari makanan yang dingin, asam, pedas dan bersantan karena dapat merangsang asam lambung keluar lebih banyak
  • Perbanyak makanan yang mengandung serat tinggi
  • Kurangi makanan yang mengandung lemak supaya deposit lemak yang tersedia dapat dipecah.
  • Jangan makan berlebihan melebihi 1/3 bagian untuk makanan.

Poin-poin di atas jika kita terapkan, maka manfaat puasa yang akan kita dapatkan yakni akan lebih banyak. Dan tubuh kita semakin sehat. Baik sehat secara fisik dan psikis.

Berpuasalah sesuai yang sudah diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW. Dengan itu sunnah dan kesehatan yang akan kita dapat.

Leave a Reply