ORIENTASI DIRI : KARAKTER DAN KESUSKSESAN HIDUP  

Oleh: Putri Kusumawati*

Melihat pergerakannya semakin hari, Muhammadiyah membutuhkan kader-kader yang bukan hanya mampu “menggerakkan” tapi juga “mengisi”. Terus belajar dengan bidang yang disukai dan dimiliki, jangan bosan belajar dengan motivasi yang kuat. Selalu percaya, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah, persiapkan perjalanan yang hebat sehingga tinta pena yang kita tulis di perjalanan hidup kita kelak akan menjadi bagian dari memori yang baik.

Santri Dormitory Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka merealisasikan pernyataan mencapai kesuksesan tetap dapat dilakukan di masa pandemi ini. Sebuah gagasan yang diusung dan dikaji menjadi tema di dalam kegiatan Pengajian Ramadhan Fakultas Kedokteran pertemuan kelima yaitu “Motivasi Belajar Bagi Muda-Mudi Untuk Sukses” pada hari Jumat (22/05/20) pukul 16.30-17.40 WIB. Pengajian ini dimaksimalkan via daring melalui aplikasi zoom meeting dan kajian tersebut diisi oleh Dr. Wawang S Sukarya, SpOG (K), MARS (K), MH.Kes. Harapan besar kajian ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh santri di masa pandemi atau pasca pandemi nanti.

Setelah menyimak kajian yang disampaikan oleh Dokter Wawang sangat menggugah pemahaman santri dengan menambah motivasi santri untuk tetap produktif di masa pandemi. Sama-sama kita ketahui bahwa COVID-19 menjadi bencana nonalam yang perlu penanganan cepat dan serius. Melihat hal ini hanya satu yang menjadi siasat kita dalam menjalani kehidupan di masa pandemi seperti sekarang ini yaitu selalu mensyukuri nikmat allah sebagai modal kebaikan dan mempercayai bahwa ini merupakan tanda kebesaran allah. Dalam hal ini, muda mudi harus tetap membuktikan keproduktifannya di masa pandemi demi meraih kesuksesan. Walaupun segala sesuatunya serba dibatasi, tetapi tidak membatasi ruang bagi muda mudi untuk melakukan hal-hal yang positif contoh kecilnya bisa dilakukan melalui media-media yang sifatnya daring.

Dalam kajiannya Dokter Wawang menyampaikan beberapa poin penting yang berkaitan erat dengan kesuksesan seseorang. Pertama, beliau menyampaikan Neuron otak yang dimiliki seseorang. Saraf otak manusia itu ada 2, otak kiri dan otak kanan. Kedua otaknya harus seimbang, apabila tidak misalnya, lebih dominan otak kiri seseorang akan selalu mempertimbangkan sesuatu itu logis atau tidak. Jika tidak logis, tidak dapat diterima sedangkan di dalam agama tidak semuanya logis dan bisa jadi ia tidak percaya tuhan.  Ada yang harus kita percaya 100% dan ada yang harus kita fikirkan dan dipertimbangkan.

Selanjutnya, ada definisi motivasi merupakan kondisi internal yang membangkitkan untuk bertindak, mendorong mencapai tujuan tertentu, dan membuat tetap tertarik dalam kegiatan tertentu (Weinar, 1990). Definisi lain mengenai motivasi ialah dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang ditunjukan dengan adanya hasrat dan minat, dorongan dan kebutuhan, harapan dan cita-cita, penghargaan, dan penghormatan (Uno, 2007). Juga terdapat dalam surat Ar-Ra’d:11 “Sesungguhnya allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada mereka sendiri” jadi motivasi yang paling kuat adalah dari dalam diri seseorang, motivasi sangat berpengaruh dalam gerak-gerik seseorang dalam setiap tindak-tanduknya.

Terakhir, terdapat beberapa hal yang dapat disimpulkan dari yang disampaikan oleh Dokter Wawang ialah sukses merupakan suatu perjalanan bukan tujuan. Kesuksesan adalah suatu pekerjaan yang menciptakan nilai tambah untuk diri sendiri dan masyarakat sekitar dalam rangka menuju kehidupan bahagia di alam setelah dunia. Dan terdapat 8 prinsip sukses, pertama masa lalu tidak sama dengan masa depan; kedua, tidak ada kegagalan, hanya ada keberhasilan; ketiga, bertanggung jawab atas kehidupan; keempat, semua yang terjadi adalah yang terbaik; kelima, kalau saya mau, saya pasti bisa; keenam, tidak ada kesuksesan tanpa komitmen, ketujuh, orang yang sukses tidak pernah putus asa; terakhir, tak ada yang abadi.

Leave a Reply