• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

UHAMKA Gandeng Satnarkoba Polres Jaksel Gelar Pemeriksaan P4GN

  • Riset
  • July 16 04:38:07, 2019
Universitas Mhammadiyah Dr. HAMKA (UHAMKA) polres Jakarta Selatan untuk lakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Jumat 12 Juli 2019. Wakil Rektor III UHAMKA Lelly Qodariah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan cara untuk mencegah mahasiswa dari narkoba. “ini merupakan kesadaran dari kami pihak universitas karena kita paham narkoba ini menjadi bahaya nasional sehingga kami merasa kami harus mendeteksi lebih awal supaya tidak terpapar bahaya-bahaya narkoba seperti saat ini,” ujar Lelly. Lelly juga mengatakan bahwa langkah ini akan membuat piha-pihak yang ingin merusak generasi muda di UHAMKA terhenti. “Oleh sebab itu dengan kesadaran kami dengan preventif pada mahasiswa maka kami melakukan hal ini menjadi shock terpai bagi orang yang ingin mencoba-coba ingin hadir dengan barang haram itu,” ujarnya. Kasat Narkoba Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjakung mengatakan, mahasiswa UHAMKA cukup antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan P4GN di wilayah perguruan tinggi bukan kali ini saja dan beberapa kampus di Jakarta Selatan sudah turut serta. “Kami mendatangi UHAMKA kedatangan kami disini sebenarnya diminta langsung dan kita melakukan penyisiran semua para mahasiswa baik laki-laki maupun perempuan untuk ikut andil melakukan tes urine. Selain itu kita memeriksa barang-barang bawaan mahasiswa yang sangat kita kuatirkan bahwa adanya indikasi siswa-siswi memberikan peluang barang-barang narkoba kehadiran kami disambut baik oleh mahasiswa dan mereka kooperatig dan antusias,” ujar Vivick. Pihak satresnarkoba Polres Jaksel mengerahkan 60 personel dibantu oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan. “Untuk hari ini ada 60 orang personel yang dikerahkan dari resnarkoba Polres Metro Jaksel dan BNNK. Sejauh ini syukur tidak ada yang positif yang kita harapkan Universitas pun bersukacita karena seluruh siswa-siswinya sampai detik ini belum ada terindikasi positif penyalahgunaan narkoba,” ungkap Vivick. Dari hasil pemeriksaan teridentifikasi satu mahasiswa positif amphetamine dan ketika didalami lebih lanjut dengan menggeledah isi tasnya, mahasiswa tersebut membawa obat-obatan dari dokter karena sedang sakit, mahasiswa tersebut pun dikembalikan ke kelas untuk melanjutkan kuliahnya.

Bagikan Berita Ini

Komentar