News Photo

Rektor Uhamka: Teruslah Beraktivitas, Dalam Islam Tidak Ada Pensiunan

Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al Islam dan Kemuhammdiyahan (LPP AIK) berkolaborasi dengan PT Utama, Dana Pensiun Uhamka, PT Surya Tekno Komputindo, Lazismu, dan KDK Matahari Uhamka menggelar kegiatan Silahturahmi Pensiunan Uhamka. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di aula AR. Fachrudin Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka), dan melakukan siaran langsung melalui platform YouTube LPPAIKA Uhamka serta Zoom meeting, pada Selasa (26/4).

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Abd. Rahman A. Ghani selaku Wakil Rektor I, Zamah Sari selaku Wakil Rektor II, Lelly Qodariah selaku Wakil Rektor III, Bunyamin sekaku Wakil Rektor IV, Muhib Rosyidi sekaku ketua LPP AIK, Supriyansah  selaku Kepala Biro SDM, Abdurahman Wahid selaku Direktur PT Utama, Faizal Ridwan Zamzany selaku Ketua Dana Pensiun, Nandi Rahman selaku Ketua Lazismu, Anisia Kumala selaku Narasumber  dan jajarannya.

 

Tujuan dari silahturahmi ini merupakan kegiatan yang sangat dianjurkan, karena sebagai manusia harus terus menjaga silahturahim dengan baik.

 

Prof Gunawan Suryoputro menyampaikan dalam konsep Islam tidak ada kata pensiun. Hal ini telah terkait dalam surat Al Insyirah ayat 7 yang memiliki arti Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.

 

“Saya yakin semuanya dapat bapak ibu lakukan meskipun sudah pensiun tetap beraktivitas. Kemudian untuk LPP AIK sebagai lembaga yang tentu bisa menguatkan terus-menerus ketaqwaan dan keimanan dan juga tugas dari dana pensiun beserta unit-unit usahanya agar kesejahteraan purna bakti ini terjamin,” tutur Gunawan.

 

Prof Gunawan mengingatkan bahwa dalam penggunaan atau pengelolaan dana pensiun harus extra hati-hati. Hal ini dikarenakan dana tersebut milik saudara-saudara yang telah purna bakti.

 

"Ini merupakan upaya agar keterjaminan dana pensiun terus berlangsung. Dengan prinsip kehati-hatian untuk pengembangan dana pensiun. Insya Allah semakin hari saya minta kepada LPP AIK terus bisa berkolaborasi dengan Uhamka dalam bentuk SDM beserta PT yang lainnya dapat menjaga silahturahim seperti pengajian secara online atau tatap muka," tutup Gunawan.

 

Sementara itu, dilain pihak Anisia Kumala selaku narasumber menyampaikan terdapat tiga prinsip yang harus dimiliki ketika memasuki usia pensiun.

 

"Pertama yaitu semangat Al Insyirah ayat 7, maka jika satu pekerjaan telah selesai maka lakukanlah pekerjaan yang lain dengan manfaat yang sama. Karena dalam Islam tidak ada kata pensiun. Prinsip kedua adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi seluruh umat. Dan prinsip ketiga yaitu mempersiapkan kehidupan di akhirat," tutur Anisia.

Bagikan Berita Ini

Komentar