• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

Uhamka Siap Bangun Gedung CBT dan OSCE melalui PT UTAMA

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka atau UHAMKA yang saat ini telah terakreditasi A terus berupaya untuk meningkatkan mutu untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

 

Pada hari ini, UHAMKA menyelenggarakan kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung CBT dan OSCE yang terletak di Fakultas Farmasi dan Sains (FFS), Klender, Jakarta Timur. Kegiatan yang juga dihadiri oleh perangkat desa setempat ini berlangsung secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penularan Covid-19 (11/02).

 

Dalam sambutannya, Rektor Gunawan Suryoputro mengatakan "Ini merupakan regulasi yang dibuat oleh asosiasi kesehatan sebagai instrumen untuk menguji para mahasiswa di bagian tugas akhir,” ujarnya

 

Gunawan mengungkapkan memang secara garis besar, proyek pembangunan gedung yang akan dikerjakan oleh salah satu perusahaan milik UHAMKA yaitu PT UTAMA ini difungsikan diantaranya untuk CBT dan OSCE. Namun tidak hanya itu, melainkan juga bisa dijadikan sebagai multi pembelajaran.

 

Menurut Gunawan, pembangunan gedung ini dirasa sangat penting. "Mengapa ini menjadi sangat penting, dikarenakan perpaduan teknologi yang ada di dalamnya. Seperti kita ketahui, saat ini para mahasiswa, kaum milenial suka belajar dengan teknologi seperti ini." ujarnya.

 

Oleh karena itu, kata Gunawan, para dosen diharapkan untuk terus mengembangkan modul pembelajaran menggunakan berbagai media teknologi seperti ini.

 

Selain itu, Gunawan menuturkan walaupun CBT dan OSCE letaknya di Fakultas Farmasi dan Sains, namun tetap bisa dimanfaatkan untuk Fakultas Kesehatan dan juga Fakultas Kedokteran.

 

"Jangan khawatir. Nanti akan di sediakan bus untuk transportasi." Ujarnya

 

Di akhir sambutannya, Gunawan mengatakan “Kita patut bersyukur karena masih bisa mengembangkan sarana dan pra sarana untuk memfasilitasi mahasiswa. Agar mahasiswa dapat meningkatkan skill nya sehingga kita bisa meluluskan SDM yang bermutu sesuai dengan kebutuhan Indonesia.” (FHA)

Bagikan Berita Ini

Komentar