• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

Uhamka Selenggarakan Seminar Internasional Tahunan Menyoal Pendidikan di Era Disrupsi

Uhamka bersama Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang)berhasil menyelenggarakan Seminar Internasioanal First Annual International Conference on Natural and Social Science Education (ICNSSE), dengan mengangkat tema Innovative Research In Science and Education in The Distructive Era. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring via zoom meeting serta disiarkan live via Youtube Channel Lemlitbang Uhamka pada hari Rabu, 21 Oktober 2020.

 

Sesuai dengan nama kegiatan yang disajikan, kegiatan ini mengangkat isu tahunan mengenai, revolusi pendidikan diera 4.0 serta membahas tentang pentingnya kemampuan individu dalam beradaptasi dimasa digitalisasi pendidikan akibat pandemi Covid-19 ini.  

 

Gunawan selaku Rektor Uhamka menyatakan bahwa "kegiatan ini sangat penting diselenggarakan terutama diera pandemi saat ini. Pendidikan saat ini mulai terdisrupsi oleh perkembangan digitalisasi teknologi atau saya namai dengan istilah Education in Disruption Era maka perlu adanya penyesuaian serta kemampuan beradaptasi dari berbagai pihak untuk dapat beradaptasi dengan pola pendidikan saat ini."

 

Kemudian ia melanjutkan, “Disrupsi dalam pendidikan diera plus ini ialah ketika seluruh kegiatan yang mulanya diselenggarakan secara tatap muka, bertransisi menjadi daring, tak terkecuali hal ini juga berlaku untuk pendidikan, akibat dampak dari Pandemi Covid-19. Sebagai contoh pembelajaran dan kegiatan seminar yang semula menerapkan metode tatap muka, bertransisi penyelenggaraannya menjadi daring dengan mengandalkan teknologi berbasis big data serta daya kreatif, inovatif SDM dalam menjalankan perannya diruang daring.” Tutur Gunawan.

 

Gunawan menambahkan bahwa “pendidikan di Indonesia hari ini, masih harus menghadapi banyak tantangan. Dirinya menegaskan bahwa pendidikan berbasis tes atau ujian belumlah menjadi solusi yang efektif dalam usaha mengukur perkembangan peserta didik serta pendidikan berbasis tes masihlah dirasa belum efektif dalam usaha mengembangkan SDM Indonesia yang berkualitas, karena menurutnya pendidikan berbasis tes tidak seutuhnya menggambarkan kemampuan peserta didik”.

 

“Proses monitoring dan pengembangan SDM menjadi individu yang kreatif dan inovatif masih menjadi tantangan dalam proses pembelaajaran sejauh ini. Sejauh ini institusi pendidikan di negara kita terfokus pada pendidikan berbasis ujian sebagai instrumen yang menentukan kesuksesan peserta didik yang belum tentu merefleksikan kemampuan seorang peserta didik dan belum tentu menggambarkan capaian peserta didik secara akurat.” Tegas Gunawan.

 

Dalam kegiatan ini dihadiri sekitar lebih dari 300 peserta dari berbagai universitas serta dihadiri oleh beberapa keynote speaker yang telah malang melintang dalam dunia pendidikan diberbagai belahan dunia diantaranya Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka Indonesia, Suswandari dari Uhamka Indonesia, Kazutaka Aonuma dari University of Tsukuba Japan, Abdul Rahim Othman dari Universitas Teknologi Petronas Malaysia, Robert Kleinsasser dari Arizona State University USA, Lynn Clouder dari Coventry University UK, dan Anne Cullen dari Griffith University Australia.

 

Suswandari selaku ketua Lemlitbang Uhamka mengungkapkan harapan dari kegiatan ini ialah sebagai salah satu upaya untuk mengejawantahkan amanah Catur Dharma PTM, serta Suswandari berharap agar luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini berupa publikasi dalam bentuk jurnal dan tulisan ilmiah lainnya.

 

“Lemlit berusaha untuk menginternalisasikan kegiatan Catur Dharma PTM terutama pada dharma penelitian dan luaran-luarannya. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi bagaimana dari proses implementasi itu bisa menampilkan luaran penelitian dalam bentuk publikasi, berupa keterlibatan sebagai presenter dalam konferensi Internasional ataupun dalam bentuk publikasi lainnya.” (ABL/LBM)

Bagikan Berita Ini

Komentar