• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

Peringati Hari Gizi Nasional; Program Studi Gizi UHAMKA Mengajak Orang Tua dan Guru untuk Aktif Membiasakan Sarapan dan Gizi Seimbang

Bertepatan pada Hari Gizi Nasional (HGN) ke-61 yang diperingati pada tanggal 25 Januari  2021, Program Studi Gizi, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) menyelenggaran seminar daring pada pertemuan orang tua dan guru di SMP Muhammadiyah 4 Jakarta. HGN ke-61 yang mengambil tema Gizi Seimbang, Remaja Sehat, Indonesia Kuat ini mendorong dosen Program Studi Gizi UHAMKA, Imas Arumsari, S.Gz., M.Sc dan Imawati Eka Putri, M.Si untuk memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan pentingnya sarapan bagi remaja.

 

 

Imas Arumsari selaku narasumber mengungkapkan bahwa “biasanya sasaran edukasi kan siswa ya, padahal guru dan orang tua sangat berperan penting dalam membiasakan perilaku gizi seimbang baik di rumah maupun di sekolah. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, siswa terpaksa harus belajar dari rumah. Oleh karena itu, sasaran kami dalam edukasi ini adalah orang tua dan guru,” ujarnya dalam kegiatan seminar daring ini dan juga narasumber memberikan sosialisasi modul ajar yang dapat digunakan sebagai referensi oleh orang tua dan guru.

 

Kondisi PSBB selama Covid-19 tidak memungkinkan siswa untuk sekolah dalam kondisi ideal berupa tatap muka. Hal ini menyebabkan, peran orang tua menjadi sangat penting dalam membiasakan prinsip gizi seimbang di rumah. Prinsip Gizi Seimbang yang menjadi fokus dalam kegiatan edukasi ini adalah pentingnya sarapan dan asupan sesuai kebutuhan. Tidak adanya sekolah tatap muka dapat menyebabkan kedisiplinan siswa berkurang, jam-jam yang biasanya mendorong mereka untuk sarapan tepat waktu menjadi tidak efektif lagi karena siswa tidak harus datang ke sekolah. Kondisi ini dapat menyebabkan menurunnya kemampuan kognitif siswa dan berdampak pada kualitas SDM Indonesia.

 

Fokus pemerintah dalam Hari Gizi Nasional tahun ini adalah masalah anemia pada remaja, oleh karena itu, dalam edukasi ini juga disampaikan pentingnya jumlah asupan sesuai dengan kebutuhan, khususnya kebutuhan protein, zat besi, serta vitamin dan mineral lainnya dalam fungsinya sebagai zat pengatur. Kegiatan Belajar di Rumah (BDR) juga meningkatkan aktivitas sedenter yang dapat menyebabkan tingginya kejadian obesitas. Oleh karena itu, kegiatan ini ditutup dengan pemberian materi berupa pentingnya aktivitas fisik.  Kegiatan ini dihadiri oleh 48 orang tua siswa dan guru.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh orang tua dan guru secara virtual. Ledung Sutarno, S.Pd., M.M  sebagai kepala sekolah SMP Muhammadiyah 4 Jakarta berharap kegiatan kerjasama SMP Muhammadiyah 4 Jakarta dan UHAMKA dapat meningkatkan status gizi dan kesehatan siswa-siswi peserta didik. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pilot project promosi kesehatan berbasis Islam: Islamic Health Promoting School Program (I-HELP) yang merupakan program inisiasi SEAMEO-RECFON dan UHAMKA di Jakarta.

Bagikan Berita Ini

Komentar