• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

FFS Uhamka Siapkan Laboratorium Pengujian Halal Melalui Pusat Kajian Halal Uhamka (PKHU)

Apt. Etin Diah Permanasari, Ph.D, selaku Ketua PKHU menuturkan kegiatan pelatihan instrumen RT-PCR ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan analisis berbasis DNA di bidang halal guna untuk menyiapkan peneliti unggul, maka kegiatan inilah yang akan menjadikan sebagai salah satu fasilitas penungjang di Uhamka.”

Selanjutnya ia berharap besar kepada peserta yang mengikuti kegiatan ini bahwa, “setelah pelatihan ini selesai semuanya dapat memahami bagaimana cara menggunakan alat RT-PCR dalam pengujian halal berbasir DNA menggunakan alat ini. Selanjutnya, alat ini sudah cukup canggih dari alat yang sebelumnya dimiliki oleh FFS Uhamka karena alat ini dapat mendeteksi Virus Covid-19 via swab.” Ujar Apt. Etin Diah Permanasari, Ph.D..

Kegiatan dengan topik “Analisis Kandungan Babi dan Produk Pangan menggunakan Real Time PCR” ini diterima antusias oleh peserta dengan jumlah terbatas karena penyelenggara membatasi peserta guna untuk pencegahan Virus Covid-19. Walaupun demikian, kemanfaatan atas kegiatan ini akan bisa dirasakan oleh banyak orang umumnya peneliti di lingkungan Uhamka serta FFS. Uhamka.

Lembaga Pusat Kajian Halal Uhamka (PKHU) yang dimiliki oleh Uhamka semenjak tahun 2018 ini memiliki visi untuk menjadi lembaga pengkajian dan pengujian halal utama di Indonesia dalam rangka mewujudkan kehidupan Islami yang rahmatan lil alamin. Dalam perkembangannya, PKHU memiliki beberapa visi yang berfokus pada kegiatan penelitian, pengabdian, dan pengujian halal baik produk pangan, obat-obatan maupun kosmetika untuk terus berinovasi dibidang kajiannya.

Apt. Dr. Hadi Sunaryo, M.Si. selaku Dekan Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka menuturkan kapada tim kabarpendidikan.id bahwasanya “kehadiran PKHU ini masih dianggap bayi karena kehadirannya masih baru. Walaupun demikian, PKHU terus berinovasi guna untuk memberikan kemanfaatan untuk semua pihak di Uhamka khususnya bagi FFS Uhamka dalam penelitian di bidang halal.” Ujarnya. (ABL)

 

Bagikan Berita Ini