• humas@uhamka.ac.id
  • +62217394451
News Photo

Dekan Farmasi Uhamka: Penelitian Harus Dipersiapkan Sedini Mungkin

Perkembangan ilmu sains yang semakin maju terutama dalam bidang kesehatan dan obat-obatan. Menjadi kebutuhan tersendiri bagi manusia dari masa ke masa dan menjadi keharusan untuk diteliti berkenjutan oleh segenap akademisi agar menciptakan beberapa penemuan yang bermanfaat ini.

 

 

Untuk meningkatkan kualitas dan sumber ide penelitian bagi mahasiswanya, Fakultas Farmasi dan Sains Uhamka mengadakan kuliah tamu dengan mengangkat tema Perkembangan Penelitian Bahan Alam : Formulasi , Standarisasi dan Kajian Farmakologi Sabtu, (31/10/2020).

 

Dengan kegiatan yang diselenggarakan melalui video conference Zoom menghadirkan narsumber yang pakar dalam bidangnya. Seperti Prof. Muhammad Taher berasal dari peneliti bidang farmasi International Islam University of Malaysia dan Dr. Apt. Neng Fisheri yang merupakan pakar Farmakologi Institut Teknologi Bandung.

 

 

Dalam kesempatan membuka acara Dekan Fakultas Farmasi dan Sains, Hadi Sunaryo berterimakasih atas kesempatan kedua narasumber hebat yang berkenan untuk berdiskusi dengannya. Tujuan adanya diselenggarakan kegiatan ini tentu ia berharap para mahasiswanya dapat memiliki sebuah ide atas inspirasi yang didapati dari kedua narasumber. Begitu juga dengan para dosen agar lebih dapat kreatif dalam mengembangkan sebuah penelitian.

“Tentunya mahasiswa nantinya akan menyusun tugas akhir, maka dari itu perlunya persiapan sejak dini untuk menentukan penelitian apa yang akan diambil dan berkelanjutan serta bermanfaat, begitu juga dengan para dosen. Kewajiban dosen tentu bukan hanya mengajar saja namun juga harus memiliki sebuah penelitian agar semakin banyak penelitian ilmiah yang fakultas kita terbitkan” kata Hadi dalam sambutannya.

 

Ia juga menghimbau kepada seluruh akademika di lingkungannya untuk dapat berpartisipasi penuh mengirimkan proposal penelitian untuk perkembangan kefarmasian. Mengingat urgensi dari keilmuan farmasi ini tentunya ia mengharapkan Farmasi Uhamka dapat menjadi pelopor dan pencetus dalam menemukan obat-obatan baru yang dikemas dalam teknologi terbarukan.

 

Hadi berharap dengan diadakannya kegiatan ini, semakin banyak ilmuan yang memiliki ide cemerlang dalam mengatasi permasalahan kesehatan dunia. Terlebih Indonesia banyak memiliki sumber daya alam serta tumbuh-tumbuhan yang masih harus di eksplor lebih dalam menjadi menarik untuk selalu di bahas.

 

Menjadi seorang peneliti memang tidak mudah namun menjadi mudah jika sudah terbuka fikirannya melalui forum diskusi dengan para ahli dan eksekusi dengan melihat perkembangan alam dan memanfaatkan teknologi yang ada.

Bagikan Berita Ini