SEKILAS TENTANG DRS. H. SIDI IBRAHIM BUCHORI, S. H

Allahummaghfirlahu, warhamhu wa’afihi wa’fuanhu.

Duka cita mendalam atas wafatnya  Drs. H. Sidi Ibrahim Buchori, S.H. Beliau adalah dosen di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UHAMKA yang dulu bernama jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS IKIP Muhammadiyah Jakarta. Beliau merupakan salah satu pendiri Jurusan Pendidikan  Sejarah IKIP Muhammadiyah Jakarta pada tahun 1964 bersama dengan Drs. H. Rasyid Hamidi pegawai Departemen Agama RI. Pak Sidi Ibrahim adalah dosen tetap di IKIP Jakarta yang sekarang bernama UNY.

Pada usia 75 th , beliau masih aktif  untuk mengajar di Prodi Pendidikan  Sejarah UHAMKA di Kampus Pasar Rebo. Beliau dosen yang sangat lama mengabdi di IKIP Jakarta dan IKIP Muhammadiyah Jakarta yang termasuk murid2nya adalah Bapak Basri Siregar, Ma’as DP, Sahminan Lubis, Alm. Prof. Hendra Saputra, Alm. Abdul Salam, Aris Pandong, Pono Fadlulah, Daniel Fernandez, Lelly Qodariah, Rudy Gunawan, Desvian Bandarsyah, Hari Naredi, Eko Digdoyo, Nurlina Rahman.

Pada tahun 1994, saya mendapat rekomendasi dari Beliau dan Pak Soerady Soehoed untuk melanjutkan pendidikan di Pendidikan Sejarah IKIP Jakarta KPK UNS, saya sendiri lulus dari IKIP Muhammadiyah Jakarta tahun 1992 dengan gelar Drs. Setelah itu gelar Drs dan Dra tidak ada tapi diganti dengan gelar S.Pd.

Beliau juga mempunyai anak yang saat ini  menjadi dosen di UNJ prodi sejarah yaitu Dr. Nurzengki. Beliau masih mengabdi di UNJ dan merupakan Kakak dari Bapak Nur Busyra yang mempunyai istri Ibu Made, Dosen Pendidikan Ekonomi UHAMKA.

Beliau merupakan sosok dosen yang produktif, banyak menulis buku, dan diktat untuk digunakan dalam perkuliahan dan menjadi contoh teladan bagi dosen – dosen muda, memiliki sifat enerjik dan bersemangat dalam mengajar.  Hampir tidak pernah absen saat beliau terjadwal untuk mengajar, sampai pada akhir tugasnya.

saat terakhir, beliau dirawat di RS Islam Jakarta pada bulan Agustus 2015, kamar perawatan berdampingan dengan kamar perawatan Alm. Prof. Hendra Saputra.

 

Obituari yang jernih, kuat, dan informatif. Menggambarkan peran beliau dalam dinamika FKIP dan UHAMKA di masa lalu. Selamat berpulang Buya Sidi. Semoga Allah memberi tempat dan husnul khotimah. Pada saat kami menjenguk beramai-ramai, beliau masih menunjukkan semangat hidup yang tinggi.

Keluarga besar UHAMKA merasa kehilangan pribadi yang hebat, tangguh dan selalu memberikan motivasi terhadap perkembangan UHAMKA. Semoga ALLAH SWT ampuni dosa dan kesalahanya dan khusnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan dibeikan kesabaran dan kekuatan. Amin YRA.

Demikian kenangan saya tentang Beliau. Mohon maaf jika ada yang keliru. Selamat jalan guruku, Ayahku dan Teladanku. Insya Allah amal ibadah diterima Allah SWT. Amiin Yra.

Kenangan bersama Drs. H. Buya Sidi Ibrahim Buchari, SH  ( Nurlina Rahman, M. Si.)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BACK