Wisuda UHAMKA 2016

dsc_0078Pada Rabu 21 Desember 2016 kemarin, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) melaksanakan acara Sidang Terbuka Wisuda Magister, Sarjana dan Ahli Madya yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Tahun ini UHAMKA yang dinobatkan sebagai kampus terbaik pada urutan ke2  dari 300 lebih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-DKI Jakarta, berhasil mencetak lulusan sebanyak 2.927 wisudawan, dengan Indeks Prestasi Komulatif tertinggi yaitu 4,00.

Hal tersebut merupakan satu dari sekian banyak prestasi yang diraih UHAMKA. Rektor UHAMKA Prof Suyatno mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk terus berbenah dan meningkatkan semua perkembangan dan data yang ada di kampus baik terkait pengajaran, dosen, kegiatan riset maupun data mahasiswa serta memenuhi harapan dan kepercayaan masyarakat. “Ini penting sebagai bagian dari upaya kita melaporkan kepada publik dan juga pemerintah, dan Alhamdulillah dari dulu hingga kini UHAMKA menjadi salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terbaik” kata Rektor.

Acara ini turut mengundang petinggi seperti Haedar Nashir selaku ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Illah Sailah ketua Kopertis Wilayah III DKI Jakarta, Lincolin Arsyad ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, dan masih banyak lagi.

Perguruan tinggi menjadi salah satu cikal bakal lahirnya aparatur sipil negara (ASN) yang berkualitas. Menteri PANRB mengajak para cendikiawan dan wisudawan UHAMKA untuk bersama-sama memperbaiki kualitas birokrasi di Indonesia, terutama dalam bidang pembangunan sumber daya manusia aparatur. “Saat ini persaingan sangat ketat, negeri maupun swasta sama-sama mengencangkan ikat pinggang untuk bersaing di dunia global,” ujarnya.

“Dilihat dari data Alumni dan pengguna lulusan, UHAMKA tetap optimis bahwa kualitas lulusannya dapat bersaing dan tidak kalah dengan lulusan-lulusan dari perguruan tinggi lainnya dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Paling penting adalah bagaimana kita mengembangkan diri kita dan mempunyai semangat untuk terus mengembangkan diri.” Rektor Uhamka, Prof Suyatno.

15621909_1602543906430562_5156666342936178126_n
rektor, wakil rektor, BPH dan Guru-guru besar UHAMKA

15622713_1600997403251879_8027459943121637846_n 15672949_1602544003097219_2311062929448856964_n

 

 

 

Seminar Nasional FISIP UHAMKA

copy-of-whatsapp-image-2016-12-20-at-10-26-47Pada hari Selasa, 20 Desember 2016 kemarin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) mengadakan seminar nasional dengan tema Meningkatkan Peran Televisi Sebagai Media yang Mencerdaskan Bangsa.

Tema ini diambil mengingat televisi merupakan media massa yang masih tetap digemari masyarakat. Karena itu, jika televisi menayangkan program-program yang mendidik, diharapakan televisi dapat ikut berperan mencerdaskan bangsa. Sebaliknya, Jika televisi menayangkan program dengan kualitas buruk, maka dikhawatirkan pengaruhnya terhadap khalayak juga tidak baik.

Seminar yang diadakan di Aula lt.4 UHAMKA Limau ini mengundang beberapa tokoh seperti Arya M. Sinulingga, Deputi CEO iNews TV, Yuliandre Darwis, Ph.D, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia dan Radar Panca Dahana, Budayawan.

Dalam seninar ini FISIP UHAMKA juga mengundang dosen-dosen ilmu komunikasi dari berbagai perguruan tinggi dari berbagai daerah seperti dosen-dosen yang tergabung dalam Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM), Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) DKI Jaya, Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (Aspikom) Jabodetabek, dan organisasi kemasyarakatan, mahasiswa ilmu komunikasi, dan masyarakat umum.

Dengan diadakannya seminar ini, diharapkan terjadi diskusi yang bermanfaat bagi pengembangan program televisi yang sehat, mendidik dan berkualitas.

copy-of-whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-21-1
sambutan dari rektor UHAMKA
copy-of-whatsapp-image-2016-12-20-at-10-26-47
sambutan dari dekan fisip uhamka
whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-29
penampilan seni tari khas Indonesia

copy-of-whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-26-1 whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-33 whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-31 whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-29-4 whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-27 whatsapp-image-2016-12-20-at-10-27-21

UHAMKA Jalani Proses Akreditasi, Rektor : "Semoga Kita Mendapatkan A"

Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kampus, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) menjalani proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tahapan akreditrasi berjalan selama 2 hari mulai dari hari Kamis tanggal 8 hingga Jumat, 9 Desember 2016 kemarin, di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA Kampus Pasar Rebo.

“Terima kasih atas kerjasama seluruh keluarga besar UHAMKA, mahasiswa tersayang, alumni dan mitra UHAMKA. Semoga UHAMKA dapat mencapai target akreditasi A” ucap Prof. Dr. H. Suyatno, M. Pd selaku Rektor UHAMKA dalam pembukaan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) (8/12).

Untuk kelancaran proses akreditasi, UHAMKA juga mengadakan persiapan berupa pembekalan dan simulasi kepada para pimpinan, staff, dosen, mahasiswa, alumni dan juga mitra UHAMKA. Persiapan Visitasi AIPT ini dilakukan pada hari Rabu, 7 Desember 2016 di tempat yang sama. Persiapan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan keluarga besar UHAMKA dalam menghadapi tim Asesor AIPT.

Ucapan doa serta harapan terus diungkapkan oleh keluarga besar UHAMKA. Status UHAMKA kini sedang menunggu hasil dari BAN-PT atas ikhtiar yang dilakukan. “Semoga kita mendapatkan akreditasi A” ucap Edy Sukardi salah dosen tetap UHAMKA. “Terima kasih atas support para dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dan terutama bapak rektor tersayang, bapak – bapak warek yg luar biasa tampilan kali ini, Badan Pengurus Harian yang memberi semangat” ucap Daniel Fernandez selaku ketua LPPM dengan antusias.

15390988_1580293035322316_3703684151526400912_n
Pembukaan AIPT
15420764_1582118295139790_9176108804706609097_n
Pelaksanaan AIPT – Karyawan UHAMKA
15439866_1582120205139599_1627382121531730148_n
Pelaksanaan AIPT – Mahasiswa UHAMKA bersama Kabag. Humas BKHP UHAMKA Nurlina Rahman

15421025_1580293465322273_1815960049869402478_n 15401052_1580294358655517_6731630190292124993_n 15400395_1582118358473117_8172290988969427659_n 15391098_1582118821806404_9156859121826186583_n 15380862_1582118621806424_1038863248638122910_n 15350490_1582118585139761_2914988008030517453_n 15380298_1580293585322261_7915710742765874631_n 15338628_1580293895322230_50788032273936088_n 15337511_1582120118472941_844259831858324955_n 15327343_1580294195322200_4598956533679926711_n

 

 

 

author : Arnis Filyang

Foto : Nurlina Rahman

UHAMKA Meraih Peringkat Kedua Kelembagaan PTS se-DKI Jakarta dari 340 PTS di Wilayah DKI Jakarta

uhamka-meraih-peringkat-kedua-kelembagaan-pts-se-dki-jakarta-dari-340-pts-di-wilayah-dki-jakartaUNIVERSITAS Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) meraih peringkat terbaik kedua bidang kelembagaan antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-DKI Jakarta.

“Syukur alhamdulillah, Uhamka menduduki peringkat kedua kelembagaan PTS se-DKI Jakarta dari 340 PTS di wilayah DKI Jakarta,” kata Rektor Uhamka, Suyatno, seusai acara Rapat Koordinasi Daerah Kopertis III DKI, di Jakarta, Rabu (30/11).

Dalam kesempatan itu, Rektor Uhamka Suyatno menerima sertifikat penghargaan langsung dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir yang didamping Dirjen Kelembagaan Kemenristek Dikti Patdono dan Kepala Kopertis III DKI Illah Sailah.

Menurut Suyatno, terdapat tujuh kriteria penilaian yang dilakukan Kopertis III DKI Jakarta meliputi kelembagaan, kerja sama, prestasi mahasiswa, penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, dan lulusan.

Wakil Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro menambahkan, dari tujuh kriteria yang dinilai Kopertis III DKI itu, maka dengan menempati peringkat kedua menunjukkan tujuh kriteria penilaian diraih Uhamka dengan baik.

“Alhamdulillah Bapak Menristek Dikti dan jajarannya juga Kopertis DKI Jakarta memberikan apresiasi positif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika dan keluarga besar Uhamka atas kerja keras, dedikasi dan pengabdiannya yang penuh ketulusan,” ujarnya.

Gunawan menegaskan prestasi yang dicapai merupakan komitmen Uhamka untuk terus melakukan perbaikan kualitas manajemen academik maupun nonakademik sebagai wujud tanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Ia pun berjanji akan terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang diraih tersebut.

“Semoga Uhamka dapat mengemban amanah ini dan lebih meningkatkan kualitas bersama Persyarikatan Muhammadiyah yang mencerahkan, mencerdaskan, menuju Indonesia berkemajuan,” pungkasnya.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/read/80275/uhamka-raih-peringkat-terbaik-kedua-pts-di-dki/2016-11-30

Refleksi Milad Muhammadiyah ke-104 dan UHAMKA Ke-59

Memperingati hari jadinya yang berbarengan dengan hari jadinya Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) mengadakan acara Refleksi Milad Muhammadiyah ke-104 M dan Milad UHAMKA ke-59 yang diselenggarakan di Auditorium KH. Ahmad Dahlan lantai 6 Kampus UHAMKA Pasar Rebo pada Rabu 23 November 2016, kemarin.

Dalam acara tersebut, UHAMKA mengadakan Scientific Show dari Pusat Neurosains Uhamka dengan menampilkan alat canggih yang berkaitan dengan kerja Otak, juga ada dari Lembaga Islamic Sains Research Network yang memperagakan alat canggih yang berguna menghitung pergerakan matahari untuk menentukan derajat ketinggian hilal dengan waktu perhitungan yg tepat.

“Kedua lembaga tersebut dapat menjadi trendmark UHAMKA selain lembaga lainnya yang telah ada” sebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir M.Si. pada pidatonya. Demikian juga Rektor UHAMKA Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd. pada Pidato Milad UHAMKA Ke 59 mengatakan bahwa membangun UHAMKA menjadi Pusat KeUnggulan Berbasis Karakter Untuk Mencerdaskan dan Mencerahkan Umat, Centre Of Exelence & Driving Force, juga membangun UHAMKA berkarakter ‘SIES‘ yaitu Kecerdasan Spiritual, Intelektual, Emosional, dan Sosial.

Pada kesempatan ini UHAMKA memberi penghargaan kepada karyawan dan dosen berdasarkan rentang masa pengabdian 30 th, 25 th, 20 th, 15 th. Karyawan dan Dosen terpilih masing-masing mendapat piagam penghargaan dan cinderamata emas. Disela acara pun tak lupa Lembaga Amil Zakat Nasional Muhammadiyah (LAZISMU) UHAMKA menyerahkan santunan kepada anak yatim.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari setiap tingkatan Muhammadiyah, organisasi otonom Muhammadiyah, seluruh staf dan pimpinan UHAMKA, dan lembaga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan yang ada di UHAMKA, juga tak lupa melibatkan beberapa media pers yang selalu setia bekerja sama dengan UHAMKA.

whatsapp-image-2016-11-23-at-21-44-17 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-43-31 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-43-05 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-31-53 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-31-36 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-31-18 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-30-53 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-22-41 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-21-12 whatsapp-image-2016-11-23-at-21-20-58

 

 

author : Arnis Filyang

Sumber & Photo : Nurlina Rahman

Forum Rektor Nilai Toleransi Harus Dipupuk

FORUM Rektor Indonesia (FRI) menilai sikap toleransi di dalam masyarakat harus selalu dipupuk sebagai wujud terhadap pengakuan kebinekaan masyarakat Indonesia untuk menuju keutuhan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Demikian salah satu bunyi poin pernyataan sikap FRI.

“FRI sebagai sebagai lembaga yang bersifat netral merasa perlu memberikan pernyataan sikap terhadap aksi demontrasi yang telah dilaksanakan masyarakat pada Jumat (4/11),” kata Ketua FRI Prof Dr Rachmat Wahab dalam rilis yang disampaikan ke Media Indonesia, kemarin.

Demonstrasi yang diikuti puluhan ribu orang itu dilakukan terkait dengan dugaan penistaan agama.

Selanjutnya, dalam menjaga keutuhan bangsa dari perpecahan, menjamin keamanan masyarakat, serta tanggung jawab sosial, FRI mengeluarkan delapan poin lain pernyataan sikapnya.

“Kebebasan menyatakan pendapat dalam berbagai bentuk termasuk melalui demonstrasi secara damai merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi oleh UUD1945. Untuk itu, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat pada 4 November 2016 untuk menyampaikan aspirasi terhadap dugaan penistaan agama harus dilakukan dengan tanpa melanggar aturan yang berlaku di Indonesia,” demikian bunyi poin pertama.

Dugaan penistaan agama, menurut FRI, harus disikapi secara arif yang penyelesaiannya didasarkan pada hukum yang berlaku. Untuk itu, aparat negara harus mampu bersikap tegas terhadap pelanggaran hukum dengan berpedoman pada aturan yang berlaku. Penegak hukum harus mampu bekerja dengan tanpa terpengaruh oleh tekanan massa.

Demonstrasi yang dilakukan masyarakat harus mampu mewujudkan demonstrasi yang damai, tanpa bersikap anarkistis yang merugikan masyarakat, dan memberikan alternatif pemecahan masalah secara tepat. “Kesantunan dalam melakukan demonstrasi harus dijaga agar tidak terjadi bentrokan dengan anggota masyakarat Iain yang berbeda pandangan maupun aparat negara yang berpo-tensi merugikan kepentingan masyarakat. Peserta demontrasi harus menjaga ketertiban umum, keamanan masyarakat, dan kebersihan lingkungan,” bunyi peryataan selanjutnya.

Larang bawa bendera
Pada demonstrasi itu, FRI melarang para demonstran membawa bendera lembaga perguruan tinggi (PT) karena mereka bukan perwakilan baik PT tempat studi maupun bekerja demonstran.

Untuk itu, pimpinan PT telah diimbau tetap mengendalikan kegiatan baik akademik maupun nonakademik di kampus masing-masing untuk menjamin implementasi Tridharma PT yang optimal dan tidak ikut dalam pengerahan sivitas akademika dalam kegiatan demonstrasi.

FRI meminta para penegak hukum proaktif, cepat, dan tepat dalam bertindak untuk menanggapi permasalahan yang terjadi di masyarakat, termasuk adanya dugaan penistaan agama dengan tetap berpedoman pada praduga tidak bersalah agar masyarakat tidak merasa apriori terhadap kinerja penegak hukum demi terciptanya kestabilan politik dan ekonomi, kepastian hukum, serta kenyamanan dan keamanan masyarakat. (RO/H-2)

 

sumber : http://mediaindonesia.com/news/read/76024/forum-rektor-nilai-toleransi-harus-dipupuk/2016-11-07#sthash.PXFyfx5w.dpuf

Kerjasama UHAMKA dengan Bawaslu

Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Gubernur (PILGUB) DKI Jakarta tahun 2017 yang akan berlangsung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 nanti, Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) mengadakan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dan organisasi masyarakat sipil.

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) turut berbangga hati karena menjadi salah satu perguruan tinggi yang terpercaya untuk melakukan kerjasama dengan Bawaslu. Acara Penandatanganan Kerjasama Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, dilakukan pada hari ini (27/10/2016) di Hotel Golden Boutique Jakarta.

Dalam acara tersebut UHAMKA diwakili oleh Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I selaku Wakil Rektor III. Acara Penandatangan Kerjasama Bawaslu ini dilakukan dalam rangka pengawasan partisipatif dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi DKI Jakarta tahun 2017.

Selain itu, tujuan dari kerjasama ini adalah untuk membantu bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilihan gubernur dan calon gubernur secara terpadu yang disetiap pelaksanaannya selalu melibatkan negara. (Menurut penuturan dari Nasrullah salah satu anggota bawaslu di kompas.com edisi Sabtu, 6 Agustus 2016 http://nasional.kompas.com/read/2016/08/06/23100001/perkuat.pengawasan.pemilu.bawaslu.akan.kerjasama.dengan.berbagai.lembaga )

c38e8431-c296-48d5-85c9-2121a2760acc 052dbe38-1638-4d43-ab57-269a9917b615 44ca3d67-6114-40e3-83dd-98f8400bf013 9f2e0219-125f-4c2f-8b0b-a403cb65818a cc9e7b23-8341-4c13-9052-a4bebe1386a1

 

 

author : Arnis Filyang

UHAMKA Jadi Tuan Rumah Rakor FRI

Dalam rangka kegiatan Konfrensi dan Konvensi FRI yang akan dilakukan tahun 2017 nanti, Forum Rektor Indonesia (FRI) mengadakan Rapat Koordinasi (rakor) Dewan Pertimbangan dan Koordinator Program Kerja pada tanggal 13 Oktober 2016 kemarin. Hal yang istimewa dari rapat koordinasi kali ini adalah diselenggarakannya berlokasi di Aula lantai 4, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA). Kedatangan para anggota FRI disambut baik oleh Keluarga Besar UHAMKA. Pemilihan UHAMKA sebagai tuan rumah rapat merupakan hasil kesepakatan para anggota terlebih ketua dari FRI yaitu Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd merupakan Rektor UHAMKA. Rapat koordinasi Dewan Pertimbangan dan Koordinator Program kerja FRI dihadiri oleh rektor dari berbagai universitas baik negeri maupun swasta di Indonesia seperti Universitas Gunadarma, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Syahkuala Banda Aceh, dll, sementara dari UHAMKA diwakili oleh Dr. H. Gunawan Suryoputro, M.Hum selaku wakil rektor I menggantikan Rektor UHAMKA yang sedang berhalangan hadir.

 

 

 

 

 

 

Author :Arnis Filyang

Surrounds The World With Harmony – UHAMKA CHOIR

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) kini kembali dibuat bangga oleh mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu UHAMKA CHOIR. Bahwasanya salah satu UKM UHAMKA yang berprestasi ini kembali mengadakan konser tahunan yang ke-9 dengan tema “Surrounds The World With Harmony” yang diselenggarakan di GoetheHaus Jakarta pada hari Minggu, tanggal 2 Oktober 2016 kemarin.

Acara disambut dengan penuh antusias oleh keluarga besar UHAMKA. Pada acara tersebut, UHAMKA Choir mempersembahkan lagu-lagu special yang terdiri dari 16 lagu dari luar dan dalam negeri serta lagu-lagu rakyat. Kegiatan tersebut didukung secara penuh oleh pihak kampus khususnya bapak Prof. Dr. H. Suyatno M. Pd selaku Rektor UHAMKA. Diadakannya acara ini merupakan sebuah prestasi luar biasa yang kembali diberikan mahasiswa khususnya dari UHAMKA Choir kepada UHAMKA.

 

author : Arnis Filyang

Muhammadiyah Bangga, Din Syamsuddin Terima Penghargaan Kementerian Luar Negeri Jepang

JAKARTA, – Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Din Syamsuddin menerima penghargaan dari Kementerian Luar Negeri Jepang atas kontribusinya dalam meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Jepang. Terutama, dalam memberikan pengertian mengenai Islam dan mempromosikan produk makanan halal, di negeri sakura tersebut.

Penghargaan Kementerian Luar Negeri tersebut diserahkan oleh Duta Besar Jepang, Yazuaki Tanizaki, yang mewakili Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, di kediamannya pada Jum’at, (30/9).

Selama ini, menurut Tanizaki, dalam kunjungannya ke Jepang, Din selalu aktif mengunjungi komunitas Muslim di Jepang sembari mempromosikan Islam yang damai dan memberikan pengertian yang baik antara umat Muslim dan masyarakat Jepang melaui berbagai kegiatan workshop dan seminar. Ia pun menyampaikan pujiannya kepada Din yang menurutnya, berhasil mencerminkan bagaimana masyarakat Indonesia mampu hidup berdampingan walau berada di tengah perbedaan. Segala kontribusi yang telah dilakukan oleh Din, menurut Tanizaki yang membuatnya sangat layak mendapatkan penghargaan tersebut.

“Beliau telah berkontribusi besar untuk meningkatkan saling pengertian antara masyarakat Jepang dan Muslim melalui berbagai seminar, serta lokakarya di sejumlah daerah. ” kata Yasuaki.

Terkait dengan makanan halal, banyaknya wisatawan Indonesia yang mendatangi negara tersebut membuat Jepang ingin menjadi pusat produk halal dunia. Namun, upaya ini bukan hanya untuk kepentingan wisatanya saja. Tanizaki pun menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan komitmen Jepang dan bentuk pengertiannya terhadap Indonesia. Saat ini, selain menjalin kerjasama dengan penyedia sertifikat halal di Malaysia, dalam hal makanan halal Jepang pun turut meminta saran kepada Muhammadiyah.

“Kami menyadari bahwa banyak mereka yang datang dari Indonesia merasa kesulitan untuk mencari penyedia makanan halal. Oleh karena itu, kami berupaya untuk membenahi hal tersebut,” lanjut Tanizaki.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah yang juga aktif di sejumlah forum perdamaian Internasional tersebut pun mengungkapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Jepang tersebut. Jepang sendiri, menurut Din, memiliki peranan penting untuk menciptakan keamanan regional dan internasional bersama Indonesia.

“Saya sangat berterima kasih diberikan penghargaan ini. Saya juga masih merasa belom berkontribusi secara penuh, tapi apa yang telah saya lakukan semoga selalu berguna,” ucap Din (Th).

Sumber : Suara Muhammadiyah

BACK