UHAMKA Jalani Proses Akreditasi, Rektor : "Semoga Kita Mendapatkan A"

Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kampus, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) menjalani proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tahapan akreditrasi berjalan selama 2 hari mulai dari hari Kamis tanggal 8 hingga Jumat, 9 Desember 2016 kemarin, di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA Kampus Pasar Rebo.

“Terima kasih atas kerjasama seluruh keluarga besar UHAMKA, mahasiswa tersayang, alumni dan mitra UHAMKA. Semoga UHAMKA dapat mencapai target akreditasi A” ucap Prof. Dr. H. Suyatno, M. Pd selaku Rektor UHAMKA dalam pembukaan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) (8/12).

Untuk kelancaran proses akreditasi, UHAMKA juga mengadakan persiapan berupa pembekalan dan simulasi kepada para pimpinan, staff, dosen, mahasiswa, alumni dan juga mitra UHAMKA. Persiapan Visitasi AIPT ini dilakukan pada hari Rabu, 7 Desember 2016 di tempat yang sama. Persiapan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan keluarga besar UHAMKA dalam menghadapi tim Asesor AIPT.

Ucapan doa serta harapan terus diungkapkan oleh keluarga besar UHAMKA. Status UHAMKA kini sedang menunggu hasil dari BAN-PT atas ikhtiar yang dilakukan. “Semoga kita mendapatkan akreditasi A” ucap Edy Sukardi salah dosen tetap UHAMKA. “Terima kasih atas support para dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dan terutama bapak rektor tersayang, bapak – bapak warek yg luar biasa tampilan kali ini, Badan Pengurus Harian yang memberi semangat” ucap Daniel Fernandez selaku ketua LPPM dengan antusias.

15390988_1580293035322316_3703684151526400912_n
Pembukaan AIPT
15420764_1582118295139790_9176108804706609097_n
Pelaksanaan AIPT – Karyawan UHAMKA
15439866_1582120205139599_1627382121531730148_n
Pelaksanaan AIPT – Mahasiswa UHAMKA bersama Kabag. Humas BKHP UHAMKA Nurlina Rahman

15421025_1580293465322273_1815960049869402478_n 15401052_1580294358655517_6731630190292124993_n 15400395_1582118358473117_8172290988969427659_n 15391098_1582118821806404_9156859121826186583_n 15380862_1582118621806424_1038863248638122910_n 15350490_1582118585139761_2914988008030517453_n 15380298_1580293585322261_7915710742765874631_n 15338628_1580293895322230_50788032273936088_n 15337511_1582120118472941_844259831858324955_n 15327343_1580294195322200_4598956533679926711_n

 

 

 

author : Arnis Filyang

Foto : Nurlina Rahman

Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos – Haris

Dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Hibah Bina Desa (PHBD) di Politeknik Enginering Indorama Purwakarta, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) memperkenalkan sebuah produk hasil karya mahasiswa. Mahasiswa tersebut bernama Haris dari program studi Geografi semester 5 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA. Ia merupakan salah satu dari sekian banyak mahasiswa UHAMKA yang bertangan dingin. Dari kemahiran dan kreatifitas yang ia miliki, ia telah menghasilkan produk pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Motivasinya membuat produk ini dilatarbelakangi kepedulian terhadap lingkungan ujar Haris. Ia memperkenalkan dan mempresentasikan produknya pada Monev PHBD pada tanggal 14 November 2016 kemarin. UHAMKA memberikan apresiasi atas hasil produksinya itu. PHBD ini merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun.

whatsapp-image-2016-11-14-at-14-52-46
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Hibah Bina Desa (PHBD) di Politeknik Enginering Indorama Purwakarta
whatsapp-image-2016-11-14-at-09-26-32
Produk pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos
whatsapp-image-2016-11-14-at-14-52-43
Haris dari program studi Geografi semester 5 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA yang sedang mempresentasikan produknya
whatsapp-image-2016-11-14-at-14-52-42
Haris dari program studi Geografi semester 5 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA yang sedang mempresentasikan produknya

 

 

Author : Arnis Filyang

UHAMKA Jemput Mahasiswa Di Thailand

Genap sudah lima bulan pelaksanaan PPL/KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA). Bertepatan pada tanggal 15 Oktober 2016 kemarin,  UHAMKA menjemput mahasiswanya di Negeri Gajah Putih. Mahasiswa UHAMKA yang berpartisipasi dalam program PPL antara lain Agus Ramdani, Camelia Safitri, Ismah Rahmawati dan dua diantaranya adalah alumni Dormitory Uhamka. Dari UHAMKA, diwakili oleh dosen penjemput yaitu Dr. Sri Astuti, M.Pd selaku Ketua Program Studi (Ka. Prodi) dari Pendidikan Ekonomi (Pekom), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), UHAMKA dan Onny Fitriana M.Pd. Selain menjemput, mereka melakukan silaturahim ke Nirandonwitaya School dan salah satu sekolah yang menjadi lokasi PPL.

“Tentunya banyak kisah yang teruntai pada kurun waktu tersebut. Semoga generasi perintis ini memberikan kesan yang baik bagi umat Islam di Thailand, serta menjadi pendorong bagi kader-kader UHAMKA khususnya FKIP karena sudah berani diri untuk mengabdikan diri di luar kampus dan UHAMKA memberikan beberapa rukhsoh/keringanan bagi peserta PPL Luar Negeri” Ucap salah satu dosen penjemput dari UHAMKA. Pasukan Duta Perguruan Tinggi Indonesia peserta PPL/KKN Luar Negeri Angkatan ke 6 akan dilepas secara resmi oleh pejabat Abroad Alumni Association of Southern Thailand, SBPAC, ISOC, dan juga perwakilan Konsul RI di Songkla.

 

 

 

 

 

Author : Arnis Filyang

 

 

 

PasangMata Goes To Campus Edisi UHAMKA

Selasa (27/09) Pasangmata.com kembali menyambangi kampus-kampus dalam rangka kegiatan PGTC (PasangMata Goes To Campus). Kali ini kampus yang dikunjungi tim pasangmata.com adalah Kampus FKIP UHAMKA Pasar Rebo. Bagaimana keseruannya?

Dengan tema Workshop “Mengupas Jurnalistik Online”, tim pasangmata.com yang dibantu dengan HIMA PBSI UHAMKA sukses menggelar PGTC dengan pembicara Ahmad Toriq, perwakilan dari detiknews dan tentunya Marwan, bos Mata-mata.

Tidak seperti PGTC sebelumnya, kali ini pembukaan PGTC di UHAMKA Pasar Rebo agak sedikit spesial, diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh 2 orang mahasiswa UHAMKA yang membuat suasana di Aula Buya Hamka seketika ’sejuk’. Dilanjutkan dengan pidato singkat dari ketua HIMA dan penyerahan ‘kenang-kenangan’ dari pasangMata untuk UHAMKA, tidak lupa juga seluruh peserta menyanyikan lagi wajib Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.

 

Pembacaan Ayat Suci Alquran

 

Ketua Hima UHAMKA beri sambutan di PGTC

 

Penyerahan kenang-kenangan dari PasangMata untuk UHAMKA

 

Menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dan mars Muhammadiyah

 

Di sesi pertama, Ahmad Toriq Redaktur Politik Detikcom yang menjadi Employee of The Year 2014 memberikan materi di PGTC UHAMKA, Mas Toriq menceritakan sedikit awal mula berdirinya detikcom, bagaimana cara detikcom mengemas berita pada tahun 90′an, dan kendala apa saja yang wartawan detikcom alami pada masa itu.

Ahmad Toriq (detiknews) saat memberikan materi di PGTC

 

Tidak hanya menceritakan sejarah berdirinya detikcom saja, Mas Toriq juga memberikan ‘ilmunya’ bagaimana caranya menjadi wartawan jurnalistik online. Menurut mas Toriq, ciri khas media online adalah berita harus ringkas, to the point, mudah dicerna, interaktif, dan tidak selalu menggunakan 5W+1H. Untuk media sekelas detikcom, running news, cepat dan akurat sangat diperlukan.

Darimana media online mendapatkan berita?

  1. Liputan Wartawan yang mencakup wawancara, menurut sudut pandang, dan informasi dari sumber terpercaya.
  2. Media Online seperti Twitter, Facebook, dan Sosmed lainnya.
  3. Informasi yang didapat dari masyarakat.

Mas Toriq juga memberikan pengetahuan tentang apa itu citizen journalism. Kriteria untuk menjadi journalist adalah info yang diperoleh mengandung nilai berita, info masih baru, penting, mengandung nilai sosial, orisinil, dan informan dapat dikonfirmasi. Di PGTC UHAMKA, peserta juga diceritakan bagaimana suasana kerja di Detikcom.

 

Sesi tanya jawab peserta dengan Ahmad Toriq (detiknews)

 

Selesai mas Toriq memberikan ‘ilmunya’ ke peserta, dilanjutkan dengan Bos Mata-mata, mas Marwan yang memberikan pengetahuan perkembangan citizen journalism dan apa perbedaan citizen journalist dengan the real journalist.

Marwan (Bos Mata-mata) saat memberikan materi PGTC

 

Menurut Mas Marwan, pendorong berkembangnya citizen journalism didasari dengan

  1. Semakin berkembangnya internet, saat ini hanya dengan smartphone warga bisa mengetahui apa saja.
  2. Maraknya Media Sosial.
  3. Kebebasan berpendapat.
  4. Semakin banyak media online yang berkembang.

Bagaimana caranya menjadi citizen journalist?

  1. Naluri ingin tahu dan ingin memberi tahu
  2. Peka terhadap lingkungan sekitar
  3. Kemampuan menyampaikan fakta
  4. Melek teknologi
  5. Mengetahui etika atau batasan mana saja yang boleh dipublish dan tidak boleh dipublish

Umumnya citizen journalist bisa dilakukan siapa saja. Perbedaannya dengan the real journalist adalah

  • Citizen journalist lebih fleksibel atau tidak terikat dengan waktu, sedangkan real journalist berkutat dengan deadline
  • Citizen journalist bisa menggunakan bahasa sehari-hari, sedangkan real journalist harus mengikuti pedoman bahasa
  • Info dari Citizen journalist lebih ke pendapat personal, sedangkan real journalist harus lebih obyektif
  • Citizen journalist bukan pekerjaan utama, hanya pekerjaan sampingan sedangkan real journalist profesi utama

Tidak lupa juga Bos Mata-mata memberikan cara mengirimkan kontribusi ke pasangmata.com dan berita mana saja yang layak atau tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Marwan menjelaskan citizen journalism

 

Tidak lupa juga tim pasangmata.com memberikan tantangan kepada peserta untuk mencari berita di sekitar kampus dan di upload ke pasangmata.com. beberapa kontribusi terbaik mendapatkan hadiah-hadiah lucu dari PasangMata.

Bos mata-mata bersama peserta pengirim kontribusi terbaik

 

Dengan adanya penyerahan hadiah, berakhir pula PGTC di Kampus UHAMKA. PGTC kali ini tidak akan berjalan sukses jika tidak ada panitia-panitia keren dari UHAMKA. Semoga ilmu yang diberikan pembicara kali ini bisa bermanfaat untuk mahasiswa UHAMKA. Bagi kalian yang kampusnya mau dikunjungi tim pasangmata.com, bisa kirim proposalnya via email info@pasangmata.com.

 

 

Tim PasangMata dan Panitia PGTC UHAMKA

sumber : gema.uhamka.ac.id ( http://gema.uhamka.ac.id/2016/10/02/pasangmata-goes-to-campus-edisi-uhamka/)

BACK