Diki Wakili UHAMKA Dalam Ajang Pemilihan Duta Bahasa DKI Jakarta

untitlednkjSalah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) meraih suatu prestasi yang membanggakan untuk kampus. Mahasiswa tersebut bernama Diki Aprianto.

Ia lolos menjadi 10 besar finalis pusat dari ajang Duta Bahasa DKI Jakarta. Ia merupakan salah satu mahasiswa UHAMKA Fakultas Farmasi dan Sains (FFS), Program Studi Farmasi.

Acara tersebut diadakan pada tanggal 20 Agustus 2016 lalu.

Terpilihnya Diki sebagai satu-satunya perwakilan UHAMKA dalam ajang tersebut, sangat membanggakan almamater.

Ia berhasil menunjukkan kepada luar bahwa mahasiswa juga mampu bersaing dengan universitas ternama lainnya.

Ucapan selamat tak henti-hentinya disampaikan dari keluarga besar UHAMKA. UHAMKA selalu mensupport mahasiswanya dalam berprestasi baik di dalam kampus dan di luar kampus.

 

 

 

author : Arnis Filyang

sumber : https://www.instagram.com/dutabahasadkijakarta/

UHAMKA Jalani Proses Akreditasi, Rektor : "Semoga Kita Mendapatkan A"

Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas kampus, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) menjalani proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tahapan akreditrasi berjalan selama 2 hari mulai dari hari Kamis tanggal 8 hingga Jumat, 9 Desember 2016 kemarin, di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA Kampus Pasar Rebo.

“Terima kasih atas kerjasama seluruh keluarga besar UHAMKA, mahasiswa tersayang, alumni dan mitra UHAMKA. Semoga UHAMKA dapat mencapai target akreditasi A” ucap Prof. Dr. H. Suyatno, M. Pd selaku Rektor UHAMKA dalam pembukaan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) (8/12).

Untuk kelancaran proses akreditasi, UHAMKA juga mengadakan persiapan berupa pembekalan dan simulasi kepada para pimpinan, staff, dosen, mahasiswa, alumni dan juga mitra UHAMKA. Persiapan Visitasi AIPT ini dilakukan pada hari Rabu, 7 Desember 2016 di tempat yang sama. Persiapan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan keluarga besar UHAMKA dalam menghadapi tim Asesor AIPT.

Ucapan doa serta harapan terus diungkapkan oleh keluarga besar UHAMKA. Status UHAMKA kini sedang menunggu hasil dari BAN-PT atas ikhtiar yang dilakukan. “Semoga kita mendapatkan akreditasi A” ucap Edy Sukardi salah dosen tetap UHAMKA. “Terima kasih atas support para dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dan terutama bapak rektor tersayang, bapak – bapak warek yg luar biasa tampilan kali ini, Badan Pengurus Harian yang memberi semangat” ucap Daniel Fernandez selaku ketua LPPM dengan antusias.

15390988_1580293035322316_3703684151526400912_n
Pembukaan AIPT
15420764_1582118295139790_9176108804706609097_n
Pelaksanaan AIPT – Karyawan UHAMKA
15439866_1582120205139599_1627382121531730148_n
Pelaksanaan AIPT – Mahasiswa UHAMKA bersama Kabag. Humas BKHP UHAMKA Nurlina Rahman

15421025_1580293465322273_1815960049869402478_n 15401052_1580294358655517_6731630190292124993_n 15400395_1582118358473117_8172290988969427659_n 15391098_1582118821806404_9156859121826186583_n 15380862_1582118621806424_1038863248638122910_n 15350490_1582118585139761_2914988008030517453_n 15380298_1580293585322261_7915710742765874631_n 15338628_1580293895322230_50788032273936088_n 15337511_1582120118472941_844259831858324955_n 15327343_1580294195322200_4598956533679926711_n

 

 

 

author : Arnis Filyang

Foto : Nurlina Rahman

Keajaiban Resep Obat Nabi S.A.W. oleh Joko Rinanto

Membedah perjalanan hidup Nabi Muhammad S.A.W merupakan hal menarik untuk dikaji. Tak terkecuali menelisik lebih jauh bagaimana beliau mewariskan gaya hidupnya sebagai tuntunan untuk umatnya dalam menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Tidak ayal, sejak baginda Rasulullah S.A.W masih hidup, perilaku sehat itu langsung ditiru oleh para sahabatnya hingga berlanjut kepada generasi ulama-ulama salaf yang juga tidak mau ketinggalan mempraktikkannya.

Merekalah yang memopulerkan gaya hidup Rasulullah S.A.W dengan menghidupkan sunnah, menyelami hikmahnya, dan membukukannya. Karena itu, setiap zaman selalu ada ulama yang membuat bahasan mengenai cara hidup sehat Rasulullah S.A.W dalam sebuah bab atau buku tersendiri yang hingga sekarang dikenal dengan istilah Thibbun Nabawi (pengobatan Nabi).

Keajaiban Resep Obat Nabi S.A.W. adalah salah satu buku yang mengupas secara komprehensif praktik pengobatan yang diterapkan oleh Rasulullah SAW berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah. Di dalamnya diterangkan segala macam bentuk pengobatan Nabi SAW yang teruji khasiat dan keampuhannya dalam mengobati berbagai macam penyakit. Tidak hanya itu, buku ini juga mengulas secara mendalam seputar obat-obatan yang digunakan oleh Nabi sebagaimana tercantum dalam Al-Quran.

Isi dari buku ini meliputi sumber ilmu pengobatan Nabi; penerapan obat-obatan Nabi yang meliputi perkembangan terapi kesehatan; pentingnya belajar ilmu kesehatan; misteri dibalik wafatnya Nabi SAW juga turut dibahas secara mendetail berdasarkan dalil di dalam buku ini. Bahkan, penjelasan tentang jawaban atas fitnah yang dilontarkan kepada Rasulullah SAW mengenai tuduhan bahwa beliau menjiplak Harits ibn Kaladah dalam pengobatan.

5543997_00b4d65c-7889-41be-bfc7-d83c3182c005Joko Rinanto seseorang yang berlatar belakang pendidikan farmasi sekaligus wartawan pengisi rubrik Syifa di Majalah Suara Hidayatullah, buku ini menjadi sangat baik dan penting untuk dijadikan sebagai bahan rujukan utama Thibbun Nabawi. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Joko Rinanto, penulis muda yang baru saja menelurkan buku berjudul Keajaiban Resep Obat Nabi SAW: Menurut Sains Klasik dan Modern, dan mengenyam pendidikan S1 di Jurusan Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Organsisasi dan Kader di Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UHAMKA, Jakarta Selatan (Jaksel) dan saat ini dipercaya sebagai sekretaris jenderal di International Islamic Medicine Foundation (IIMF).

 

sumber : Gema.uhamka.ac.id

Kunjungan Perwakilan Komite Farmasi Thailand Ke Farmasi UHAMKA

Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA menerima kunjungan dari Komite Farmasi Thailand dan pejabat SBPAC (Southern Border Provinces Administration Center) pada Senin, 21 Juni 2016. Dari SBPAC adalah Mr. Teeruth Supawiboonpol (Director of Foreign Affairs Division) dan Mr. Nakarin Sririkanon (Plan and Policy Analyst), sedangkan dua tamu lainnya adalah Assoc. Professor. Dr. Payom Wongpuwarak (Representative of Pharmacy Council of Thailand/Prince Songkhla University)  dan Assoc. Prof. Wibol Wongpuwarak (Prince Songkhla University). Pimpinan FFS UHAMKA hadir lengkap, dipimpin oleh Bapak Budi Arman, Apt. M.Kes. selaku Dekan.

sbpac payomKunjungan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan perbedaan sistem dalam pendidikan kefarmasian antar dua negara, yang menjadi masalah bagi mahasiswa UHAMKA asal Thailand yang akan mengambil lisensi kefarmasian di Thailand. Bagi alumni Fakultas Farmasi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah diharuskan untuk menempuh beberapa prosedur untuk akhirnya bisa melanjutkan studi di universitas di Thailand yang menerimanya. Sebagai informasi, jenjang sarjana farmasi di Thailand ditempuh selama 6 tahun terintegrasi antara tatap muka dan praktik di industry ataupun rumah sakit, sedangkan di Indonesia 4 tahun, sedang bagi yang akan ikut program profesi harus pendidikan khusus setahun. Menjadi ahli farmasi di Thailand dengan memiliki lisensi yang harus diperoleh dengan Ujian Nasional.

Rencananya rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Public Lecture on Education in Bulgaria

Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Sekolah pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA mengadakan kuliah umum yang dihadiri mahasiswa pascasarjana dan alumni pada hari Jum’at 17 Juni 2016.

Hadir pada kesempatan ini, Martin M. Dimitrov, MA. mahasiswa program pertukaran pelajar dengan beasiswa Erasmus+ di UHAMKA. Martin memiliki kajian penelitian tentang Hubungan Jepang dan Uni Soviet di era Perang Dingin, yang juga memiliki kaitan dengan Indonesia pada masa itu. Dipandu oleh Dr. Hamzah Puadi Ilyas, Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris SPS UHAMKA, presentasi berlangsung lancar, dan mengundang beberapa pertanyaan dari para peserta Kuliah Umum yang dibuka oleh Prof. Ch, Suprapto mewakili Direktur SPS UHAMKA.

Martin memaparkan Sistem Pendidikan di Bulgaria sejak pendidikan dasar dan juga bagaimana pendanaan pendidikan disana. Bulgaria memiliki masalah yang sama dengan di Indonesia, yaitu rendahnya kualitas pendidikan dilihat dari ukuran tes PISA.

Seminar Nasional Herbal oleh IMM FFS UHAMKA

IMG-20160608-WA0055Sabtu, 4 Juni 2016 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi dan Sains (IMM FFS) UHAMKA mengadakan seminar  kesehatan seputar herbal dengan tema “Mengungkap Keistimewaan Resep Obat Ala Nabi dan Peran obat Tradisional Indonesia dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat”. Seminar ini berlangsung di Aula Kampus FFS di Jl. Delima II/IV, Klender Jakarta Timur.

Ada beberapa agenda yang dilaksanakan dalam acara ini, di antaranya Bedah Buku oleh Dr. Agarar Putri dari PP Muhammadiyah yang sekaligus merupakan dosen dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Pascasarjana UHAMKA. Kemudian, dilanjutkan dengan Seminar Nasional Herbal yang membahas mengenai keistimewaan obat ala Nabi dan obat tradisional Indonesia. Agenda terakhir adalah Workshop Aromatherapi yang berlangsung di Aula FFS UHAMKA.

 

BACK