Profil UHAMKA
Follow Us
INFO PENDAFTARAN
Awards
Statistik Pengunjung

Terhitung Sejak 04-01-2017



SANKSI PENDIDIKAN

Pengertian

Sanksi pendidikan adalah hukuman yang dapat dikenakan kepada setiap mahasiswa yang malanggar ketentuan dalam pelaksanaan proses pendidikan di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.

Tujuan Pemberian Sanksi

Sanksi diberikan kepada mahasiswa dalam rangka

  1. Menjaga integritas Akademik.
  2. Menegakkan disiplin kepatuhan agar tujuan pendidikan yang telah terprogram dapat diwujudkan
  3. Memelihara mutu pendidikan dan mendorong mahasiswa mencapai prestasi optimal.
  4. Menjaga nama baik Persyarikatan dan Almamater

Jenis Pemberian Sanksi

Sesuai dengan bentuk kegiatan proses pendidikan, maka jenis sanksi yang dapat diterapkan adalah

  1. Sanksi Administrastif

Mengutamakan kepatuhan dalam menjalani proses-proses administratif, berupa peraturan yang telah ditetapkan, oleh karena itu setiap pelanggarannya perlu dikenakan sanksi .

  1. Sanksi Akademik

Mengutamakan pelaksanaan kemampuan akademik untuk menjaga kualitas sehingga bagi peserta didik yang tidak konsisten dalam pendidikan/akademik perlu dikenakan sanksi. Proses Pemantauan dan pengendalian kualitas dilakukan dengan evaluasi studi berjenjang menurut ketentuan.

Penerapan sanksi di atas disesuaikan dengan kuantitas dan kualitas pelanggaran, tata tertib dalam proses pendidikan di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.

Bentuk Pelaksanaan Sanksi

Untuk menjamin pelaksanaan sanksi akan dituangkan dalam bentuk surat perjanjian/pernyataan oleh mahasiswa bersama universitas. Adapun bentuk sanksi sebagai berikut

  Sanksi Administrasi

Bentuk sanksi administrasi

  1. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa UHAMKA jika tidak melakukan daftar ulang sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
  2. Sanksi denda untuk cuti belajar tanpa izin (mangkir) dilaksanakan dengan cara membayar beban BOP dalam masa non-aktif kuliah (masa cuti ) tanpa izin.
  3. Sanksi denda bagi yang cuti lebih dari 4 semester tanpa izin (mangkir) dilaksanakan dengan pembebanan BOP yang bersangkutan sama dengan beban BOP mahasiswa baru tahun akademik berjalan.
  4. Bagi mahasiswa yang terlambat ujian/salah melihat jadwal ujian yang seharusnya tidak diperkenankan mengikuti ujian mata kuliah yang bersangkutan.

Sanksi Akademik  

  • Bentuk Sanksi akademik antara lain
    • Terlambat melakukan pengisian KRS dalam kurun waktu yang telah ditentukan karena kesalahanya sendiri, dinyatakan mahasiswa tersebut tidak aktif.
    • Mengubah KRS tanpa persetujuan dosen pembimbing akademik, KRS-nya ditolak dan yang berlaku KRS yang telah disetujui dosen pembimbing akademik;
    • Tidak memenuhi kehadiran kuliah tatap muka minimum 75% dalam setiap mata kuliah yang diambil, tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester untuk mata kuliah yang bersangkutan;
    • Melakukan perbuatan curang dalam ujian akhir semester, untuk mata kuliah yang bersangkutan dinyatakan gugur/tidak lulus;
    • Mahasiswa melakukan plagiat skripsi,tesis atau disertasi hasil pekerjaanya dinyatakan gugur dan mahasiswa wajib mengganti skripsinya dengan judul yang baru;
    • Mahasiswa yang telah mendapatkan perpanjangan studi khusus untuk menyelesaikan skripsi wajib membuat laporan kemajuannya secara berkala kepada dosen pembimbing akademik dan ketua program studi;
    • Melampui batas waktu perpanjangan studi yang telah diberikan oleh dekan selama dua kali berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri (dropout).

Sanksi Bagi Tenaga Kependidikan

  1. Pejabat struktural atau staf yang melanggar prosedur dan administrasi akademik atau memberikan peluang serta membiarkan terjadinya pelanggaran patut diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Bentuk dan jenis sanksi kepada pejabat struktural atau staf diatur tersendiri.